Penyakit Herpes Genital Pada Wanita

Penyakit Herpes Genital Pada Wanita – Kejadian penyakit herpes genital merupakan salah satu kejadian penyakit yang berkembang dengan cepat akhir-akhir ini. Penyakit herpes genital tidak bisa disembuhkan secara total, namun berbagai pengobatan bisa dilakukan untuk memperpendek terjadinya serangan penyakit herpes. Penyakit herpes genital pada wanita merupakan salah satu penyakit kulit yang terjadi kambuhan atau kumat-kumatan. Penyakit herpes bisa menimbulkan suatu bentuk komplikasi pada ibu hamil dan ibu yang sedang melakukan persalinan.

Penyakit Herpes Genital Pada Wanita

Penyakit Herpes Genital Pada Wanita

 Penyakit Herpes

Penyakit herpes genital pada wanita biasanya tidak menunjukkan suatu gejala, namun penyakit ini bisa menular. Penularan yang terjadi bisa melalui hubungan seksual. Gambaran klinis dari penyakit herpes genital pada wanita  biasanya bisa terjadi dari ringan kemudian bisa menjadi sangat berat. Hal ini bergantung dari stadium penyakit herpes genital dan juga sistem kekebalan atau sistem imunitas tubuh seorang wanita. Stadium dari penyakit herpes genital adalah infeksi primer, stadium laten, replikasi virus, dan stadium rekuren.

Siklus hidup dari terjadinya pertumbuhan penyakit herpes simpleks atau penyakit herpers genitalis biasanya akan berlangsung dengan lebih cepat, biasanya waktu untuk prose spertumbuhan adalah 8-16 jam sampai prosesnya selesai. Gen alfa atau dini-segera biasanya akan segera muncul setelah infeksi terjadi. Kemudian gen-gen tersebut akan ditrakskripsikan untuk kondisi yang tidak adanya suatu sintesis protein virus dan juga merupakan salah satu bentuk permulaan dari replikasi. Gen beta atau dini yang muncul kemudian, dan juga memerlukan hasil dari gen alfa fungsional untuk sebagai ekspresinya, yakni kebanyakan dalam bentuk enzim atau protein replikasi. Ekspresi dari gen beta yang tepat dengan terjadinya penurunan pada transkripsi pada gen alfa dan juga penghentian pada sintesis protein sel inang yang ireversibel dan juga dikatakan sebagai salah satu bentuk kematian sel. Kemudian hasil-hasil dari gen gama atau lambat yang selanjutnya juga dihasilkan dan mencakup oleh sebagian besar dari protein struktural virus.

Penularan Penyakit Herpes

Penularan penyakit herpes biasanya adalah lewat kontak dari orang yang mengalami kepekaan pada virus yang sedang dikeluarkan oleh seseorang. Untuk menimbulkan atau memunculkan suatu infeksi, maka baisnaya virus juga harus masuk ke dalam permukaan mukosa atau juga pada bagian kulit yang sedang mengalami luka. Penyakit herpes atau HSV I biasanya ditransmisikan lewat sekresi oral, virus menyebar dan juga lewat droplet pernapasan atau juga bisa menular lewat air liur yang mengalami infeksi. Hal ini biasanya sering terjadi selama berciuman, dan sedang memakan atau meminum bersamaan dengan peralatan yang mengalami kontaminasi.

Penyakit HSV I biasanya bisa mengakibatkan dari terjadinya penyakit herpes henitalis pada wanita lewat hubungan seksual baik oral atau juga genital. Karena virus yang mengalami transmisi lewat sekresi dari oral dan juga dari mukosa atau pada kulit genital, dan biasanya juga tempat dari infeksi pada pria terletak dibagian batang dan bagian kepala penis, skrotum, bagian paha dalam, anus. Sedangkan yang terjadi pada wanita adalah dibagian labia, vagina, serviks, anus, dan bagian paha dalam sebagai salah satu bentuk tempat yang menyerang wanita.

Mulut adalah salah satu tempat infeksi nomor 2 yang sering terjadi. Penyebaran dri penyakit herpes genitalis atau herpes II biasanya lewat kontak langsung antara orang yang tidak mempunyai antigen pada HSV II dengan orang yang memiliki infeksi penyakit ini. Selain itu, kontak yang terjadi lewat membran mukosa atau terjadinya kontak langsung pada bagian kulit dengan lesi atau luka. Selain itu, transmisi yang bisa juga terjadi dari seorang pasangan yang tidak mempunyai luka yang terlihat. Kontak yang tidak terjadi secara langsung bisa lewat alat-alat yang juga digunakan oleh si penderita karena penyakit HSV II yang mempunyai envelope sehingga bisa saja bertahan hidup paling lama seama 30 menit diluar sel.

Cara Mengobati Penyakit Herpes

Pengobatan dilakukan dengan cara memberikan obat herpes dalam bentuk obat antivirus yang memang sudah terbukti bisa membantu menangkal terjadinya infeksi penyakit herpes. Semua obat tadi akan membantu menghambat sintetis DNA virus. Dan obat-obatan seperti ini bisa membantu menghambat terjadinya perkembangbiakan pada virus herpes. Meski demikian, penyakit herpes sifatnya adalah laten pada ganglia sensorik dan angka terjadinya kekambuhan tidak jauh berbeda juga dengan orang yang sudah diobati atau yang tidak diobati.

Cara mengobati penyakit herpes genital pada wanita biasanya dilakukan dengan pemberian obay asiklovir. Obat asiklovir atau obat anti virus yang lainnya diberikan dalam bentuk sediaan obat atau bisa juga diberikan dalam bentuk krim yang bisa dioleskan langsung pada bagian luka herpesnya.

Cara mengobati penyakit herpes genital pada wanita dengan menggunakan asiklovir ini bisa membantu untuk mengurangi jumlah birus yang hidup di dalam luka Anda sehingga resiko dari terjadinya penularan akan berkurang. Obat asiklovir ini juga bisa membantu meringankan gejala penyakit herpes genital pada tahap awal. Namun, pengobatan yang dilakukan secara dini pada serangan yang terjadi pertama tidak bisa mencegah dari terjadinya penyakit herpes genital ini.

Hingga saat ini belum ada obat yang benar-benar bisa menyembuhkan penyakit herpes genityal, namun beberapa pengobatan yang dilakukan secara mandiri bisa mengurangi terjadinya keparahan penyakit herpes genital ini. caranya adalah dengan menjaga kebersihan bagian genital Anda, dan jugda dengan menghindari penyebab dari munculnya penyakit herpes genital ini.

Penyakit Herpes Genital Pada Wanita

 


=====================================

>>> Propolis Melia Nature Untuk Mengobati Penyakit Herpes dan Penyakit Lainnya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Herpes and tagged , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *