Penanganan Herpes Simpleks

Penanganan Herpes Simpleks  – Penyakit herpes simpleks untuk tipe I dan tipe II adalah salah satu bentuk virus penyakit herpes hominis yang merupakan salah satu bentuk virus DNA. Pembagian dari jenis tipe I dan juga tipe II dilakukan berdasarkan dari karakteristik yang muncul pada bagian media kultur, antigenic marker serta lokasi atau tempat dari penyakit herpes menyerang. Untuk kasus penyakit herpes HSV I biasanya sering dikaitkan dengan infeksi oral yang terjadi. Sedangkan untuk kasus penyakit herpes tipe II biasanya dihubungkan dnegan terjadinya infeksi genital. Dan semakin sering terjadinya infeksi HSV tipe I pada daerah genital dan kasus penyakit herpes HSV Tipe II pada daerah oral bisa saja disebabkan karena melakukan kontak seksual lewat hubungan seksual oral dan genital.

 Penanganan Herpes Simpleks

Penanganan Herpes Simpleks

Penyakit Herpes

Klasifikasi dari penyakit herpes simpleks adalah :

  1. Pada penyakit herpes simpleks virus biasanya termasuk ke dalam anggota virus herpes yang bersifat primer dan bisa menimbulkan penyakit pada manusia. Penyakit herpes simpleks virus untuk tipe 1 atau tipe 2 masuk ke dalam keluargan alphaherpesvirinae dengan gejala seperti spektrum sel pejamu yang juga bervariasi. Selain itu, siklus replikasi yang terjadi dengan lebih cepat bisa membuat infeksi lebih mudah menyebar pada biakan sel, dan hal ini pada akhirnya akan menimbulkan terjadinya kerusakan pada sel yang terjadi dengan lebih cepat. Selain itu, kemampuan yang bisa menimbulkan terjadinya infeksi secara laten dan khususnya adalah pada bagian ganglion sensorik.
  2. Untuk episode pertama, atau infeksi serangan pertama yang terjadi pada kasus infeksi HSV adalah keadaan yang paling parah yang dimulai setelah masa inkubasi terjadi sekitar 4-6 hari. Gejala herpes yang muncul adalah nyeri, infalamasi, kemerahan yang muncul pada daerah kulit dan kemudian diikuti dengan pembentukan pada gelembung yang isinya cairan. Cairan bening yang berisi ini kemudian akan berkembang berubah menjadi nanah. Setelah itu akan diikuti dengan pembentukan pada keropeng dan juga pembentukan kerak.

Manifestasi klinis yang muncul pada penyakit herpes simpleks adalah :

  1. Infeksi penyakit herpes simpleks jenis virus biasanya akan berlangsung skeitar 3 tahap. Infeksi primer, infeksi laten dan juga infeksi rekuern. Selain itu, infeksi primer yang terjadi biasanya terjadi pada mulut dan hidung namun lebih sering terjadi pada anak-anak. Sedangkan unutk infeksi primer penyakit herpes simpleks tipe II biasanya terjadi pada daerah pinggang ke bawah dan paling utama terjadi dibagian genital. Infeksi primer yang biasanya berlangsung lebih lama dengan kasus gejala yang lebih berat akan terjadi sekitar 3 minggu dan sering disertai dengan gejala herpes sistemik, misalnya adalah munculnya demam, malaise, dan mengalami anoreksia. Kelainan secara klinis yang terjadi biasanya akan ditemukan seperti vesikel atau lepuhan yang berkelompok pada bagian atas kulit yang sembab dan pada bagian eritematosa, selain itu juga berisi cairan yang jernish dan juga menjadi seropurulen, dan akan berubah menjadi krusta dan akan membuat mengalami ulserasi. Pada fase laten biasanya penderita juga tidak aakn ditemukan suatu kelainan yang terjadi secara klinis, namun penyakit herpes simpleks virus biasanya akan ditemukan untuk kasus atau kondisi yang tidak aktif pada ganglion dorsalis.
  2. Untuk kasus tahap infeksi rekuern biasnaya penyakit herpes simpleks virus yang awalnya tidak aktif pada bagian ganglia dorsalis berubah menjadi aktif akibat mekanisme pacu misalnya adalah demam, infeksi dan juga lewat hubungan seksual. Kemudian mencapai ke kulit sehingga akan menimbulkan suatu gejala klinis yang lebih ringan dan akan berlangsung selama 7-10 hari.

Penanganan Penyakit Herpes

Penanganan herpes simpleks yang dilakukan adalah dengan memberikan beberapa jenis obat antivirus. Obat herpes antivirus ini memang sudah terbukti membantu melawan infeksi yang trjadi. Dan penanganan  herpes simpleks ini bisa membantu menghambat proses intesis DNA virus. Obat-obatan ini membantu untuk menghambat terjadinya proses perkenbangan biakan dari penyakit herpes.

Hingga saat ini memang masih belum ada obat herpes yang bisa membantu meyembuhkan penyakit herpes sevara tuntas. Pencegahan yang dilakukanpun masih sulit untuk dilakukan. Hal ini dikarenakan pada sebagian orang yang menderita penyakit herpes tidak mengetahui bahwa dirinya mengalami penyakt herpes. Angka dari penularan penyakit herpes bisa diturunkan dengan cara melakukan hubungan seksual mengguanajan kondom. Namun kondom juga tidak bisa menjamin terjadinya pencegahan penularan penyakit herpes simpleks.

Penanganan Herpes Simpleks sebaiknya membersihkan lukanya dengan air garam dan menjaganya tetap kering, serta gentian violet dapat dioleskan pada luka. Selain itu, dokter akan memberikan asiklovir dalam bntuk pil dua sampai lima kali sehari. Obat ini tidak menyembuhkan infeksi HSV. Namun obat ini dapat mengurangi lama dan beratnya infeksi yang terjadi.

Penanganan Herpes Simpleks dan Pencegahan Herpes Simpleks :

  1. Hubungan seks yang sehat
  2. Setia pada pasangan
  3. Belum ada obat penyembuh untuk herpes, sekali terinfeksi maka akan tetap terinfeksi untuk seumur hidup.
  4. Para peneliti sekarang mencai vaksin untuk mencegah HSV. Satu calon vaksin menunjukan hasil yang baik terhadap HSV-2 pada perempuan tetapi tidak pada laki-laki.
  5. Sampai saat ini belum ada vaksin yang disetujui untuk mencegah infksgi HSV, tetapi penelitian terhadap vaksin untuk HSV berlanjut terus.

 Penanganan Herpes Simpleks


=====================================

>>> Propolis Melia Nature Untuk Mengobati Penyakit Herpes dan Penyakit Lainnya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Herpes and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>