Penyakit Herpes Genital Pada Wanita

Kejadian penyakit herpes genital merupakan salah satu kejadian penyakit yang berkembang dengan cepat akhir-akhir ini. Penyakit herpes genital tidak bisa disembuhkan secara total, namun berbagai pengobatan bisa dilakukan untuk memperpendek terjadinya serangan penyakit herpes. Penyakit herpes genital pada wanita merupakan salah satu penyakit kulit yang terjadi kambuhan atau kumat-kumatan. Penyakit herpes bisa menimbulkan suatu bentuk komplikasi pada ibu hamil dan ibu yang sedang melakukan persalinan.

Penyakit herpes genital pada wanita biasanya tidak menunjukkan suatu gejala, namun penyakit ini bisa menular. Penularan yang terjadi bisa melalui hubungan seksual. Gambaran klinis dari penyakit herpes genital pada wanita  biasanya bisa terjadi dari ringan kemudian bisa menjadi sangat berat. Hal ini bergantung dari stadium penyakit herpes genital dan juga sistem kekebalan atau sistem imunitas tubuh seorang wanita. Stadium dari penyakit herpes genital adalah infeksi primer, stadium laten, replikasi virus, dan stadium rekuren.

Cara mengobati penyakit herpes genital pada wanita biasanya dilakukan dengan pemberian obay asiklovir. Obat asiklovir atau obat anti virus yang lainnya diberikan dalam bentuk sediaan obat atau bisa juga diberikan dalam bentuk krim yang bisa dioleskan langsung pada bagian luka herpesnya.

Cara mengobati penyakit herpes genital pada wanita dengan menggunakan asiklovir ini bisa membantu untuk mengurangi jumlah birus yang hidup di dalam luka Anda sehingga resiko dari terjadinya penularan akan berkurang. Obat asiklovir ini juga bisa membantu meringankan gejala penyakit herpes genital pada tahap awal. Namun, pengobatan yang dilakukan secara dini pada serangan yang terjadi pertama tidak bisa mencegah dari terjadinya penyakit herpes genital ini.

Hingga saat ini belum ada obat yang benar-benar bisa menyembuhkan penyakit herpes genityal, namun beberapa pengobatan yang dilakukan secara mandiri bisa mengurangi terjadinya keparahan penyakit herpes genital ini. caranya adalah dengan menjaga kebersihan bagian genital Anda, dan jugda dengan menghindari penyebab dari munculnya penyakit herpes genital ini.

Posted in Penyakit Herpes | Tagged , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Herpes Genital

Yang namanya penyakit pastinya menyebabkan ketidaknyaman. Apalgi jika menimpa daerah sensitif Anda. Herpes genital salah satunya yang bisa mengusik daerah intim Anda. Herpes dari bahasa yunani yang berarti menjalar dan genital dari bahasa Latin yang bermakna kelamin.

Herpes genital disebabkan oleh infeksi virus herpes simpleks (HSV) tipe 2. Penyebab lain yang jarang adalah HSV 1. Penularan herpes genital melalui hubungan intim. Penyakit herpes genital ini memiliki gejala yang khas yaitu lenting (vesikel) berisi cairan jernih yang lebih dari satu di sekitar daerah kelamin.

Bayangkan, 1 dari 5 orang dalam populasir remaja dan dewasa di seluruh dunia diperkirakan telah terinfeksi dengan HSV 2. Badan Kesehatan Amerika Serikta CDC menyampaikan jumlah kasus herpes genital pada perempuan lebih banyak dibandingkan dengan pria. Hal tersebut mungkin terjadi karena luas permukaan selaput lendir (mukosa) pada kelamin perempuan lebih luas dibanding dengan laki-laki. Selain itu, fluktasi hormon pada perempuan ternyata juga mempengaruhi.

Gejala herpes genital sama dengan gejala herpes yang lain, yaitu munculnya gelembung-gelembung kecil (vesikel) di kulit terutama di selaput lendir (mukosa) di sekitar alat kelamin. Gelembung kecil yang biasa disebut lenting-lenting tersebut berisi cairan bening dan mudah pecah. Setelah pecah akan muncul rasa nyeri pun sering menyertai di sekitar vesikel, bahkan kadang sampai menyebabkan nyeri saat buang air kecil. Karena rasa nyeri itulah umumnya penderita herpes genital segera memeriksakan diri ke dokter dan cepat mendapatkan pengobatan.

Gejala lain yang dapat menyertai adalah demam, sakit kepala dan tubuh terasa lemas. Sebelumnya, sensasi terbakat atau nyeri di sekitar daerah intim dapat juga dirasakan. Masalahnya, meski sudah diobati, ada kemungkinan herpes genital kambuh kembali. Pada saat kambuh, gelembung-gelembung kecil tersebut akan kembali muncul, tapi gejalanya tidak seberat pada saat baru terinfeksi.

Berikut ini ada beberapa tips agar herpes genital tidak kambuh kembali

Dr. Silviani menganjurkan beberapa langkah yang dapat membantu mengurangi kemungkinan herpes kambuh :

1. Manajemen stres. Baik stres emosional maupun fisik ternyata dapat memicu kekambuhan dari herpes genital
2. Jaga asupan gizi makanan seimbang
3. Untuk menunjang daya tahan tubuh, Anda bisa mengonsumsi suplemen
4. Istirahat yang cukup

Posted in Penyakit Herpes | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Herpes Genital Pada Kehamilan

Herpes genital adalah penyakit infeksi menular seksual yang tanda-tandanya adalah luka yang terasa nyeri pada daerah genital/kelamin, gatal, nyeri saat buang air kecil, keluar nanah atau kotoran pada vagina, pembesaran kelenjar limfe pada paha yang terasa sakit. Pada awal serangan penyakit (outbreak) atau disebut herpes primer, pada beberapa orang mengalami gejala flu seperti gejala-gejala sakit kepala, demam dan badan terasa sakit. Kebanyakan orang dengan infeksi herpes akan mengalami outbreak luka/ borok dan terkadang disertai gejala-gejala  tersebut diatas. Beberapa wanita hanya mengalami herpes yang terjadi pada serviks. Pada kejadian ini mungkin tanpa gejala atau dengan gejala yang ringan dengan disertai serangan outbreak.

Tidak ada pengobatan untuk infeksi herpes. Bayi yang terlahir dari seorang ibu dengan infeksi herpes aktif pada atau dalam waktu dekat dengan kelahiran bayi dapat tertular herpes dari ibunya. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan otak, kebutaan atau bahkan kematian pada bayi baru lahir.

Jika anda mempunyai penyakit herpes genital dan dalam pertimbangan ingin hamil atau dalam kehamilan, pastikan anda untuk memberikan info kepada dokter. Dokter mungkin akan memberikan kepada anda obat-obat antiviral sehingga anda akan dapat meminimalisir atau berkemungkinan besar tidak mengalami outbreak pada saat atau waktu-waktu anda melahirkan bayi. Jika anda mengalami kejadian outbreak herpes genital pada saat melahirkan bayi, dokter kemungkinan besar akan mengeluarkan bayi melalui proses bedah sesar (seksio cesaria). Dengan bedah sesar, resiko penularan herpes genital kepada bayi akan lebih kecil.

Jika anda mengalami outbreak awal herpes genital pada waktu hamil, anda sebaiknya memberitahukan hal tersebut kepada dokter. Dokter mungkin akan memberikan kepada anda pengobatan dengan antiviral. Karena pada saat anda mempunyai outbreak awal herpes genital pada saat atau waktu mendekati kelahiran bayi, resiko bayi untuk tertular herpes akan jauh lebih tinggi.

Hal yang penting dilakukan adalah untuk menghindari terinfeksi atau tertular infeksi herpes pada saat hamil. Jika pasangan anda menderita herpes dan anda tidak berstatus infeksi herpes, pastikan untuk menggunakan kondom selama hubungan seksual intercourse. Meskipun pasangan anda saat ini tidak mengalami outbreak herpes genital, pasangan anda dapat menularkan infeksi kepada anda. Jika pasangan hubungan seksual anda terdapat luka yang terlihat jelas, hindari melakukan hubungan seksual intercourse sampai akhir hubungan  selama luka herpes genital tersebut telah disembuhkan.

Posted in Penyakit Herpes | Tagged , , , , , , , , , , , | 1 Comment

Penanganan Herpes Simpleks

Penanganan untuk herpes sebaiknya membersihkan lukanya dengan air garam dan menjaganya tetap kering, serta gentian violet dapat dioleskan pada luka. Selain itu, dokter akan memberikan asiklovir dalam bntuk pil dua sampai lima kali sehari. Obat ini tidak menyembuhkan infeksi HSV.
Namun obat ini dapat mengurangi lama dan beratnya infeksi yang terjadi.

Cara mencegah Herpes Simpleks :

1. Hubungan seks yang sehat
2. Setia pada pasangan
3. Belum ada obat penyembuh untuk herpes, sekali terinfeksi maka akan tetap terinfeksi untuk seumur hidup.
4. Para peneliti sekarang mencai vaksin untuk mencegah HSV. Satu calon vaksin menunjukan hasil yang baik terhadap HSV-2 pada perempuan tetapi tidak pada laki-laki.
5. Sampai saat ini belum ada vaksin yang disetujui untuk mencegah infksgi HSV, tetapi penelitian terhadap vaksin untuk HSV berlanjut terus.

Posted in Penyakit Herpes | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Herpes Simpleks

Herpes simpleks adalah sekelompok virus yang menginfeksi manusia. Herpes simpleks menyebabkan luka-luka yang sangat sakit pada kulit. Virus herpes simpleks tipe 1 (HSV-1) adalah penyebab umum untuk luka-luka demam (cold sore) disekeliling mulut dan juga dapat menyebabkan infeksi pada kelamin.

HSV-2 biasanya menyebabkanm herpes kelamin dapat menginfeksikan daerah mulut melaluihubungan seks.

Infeksi HSV ditularkan dari orang ke orang melalui hubungan langsung dengan daerah tubuh yang terinfeksi. Penularan dapat terjadi meskipun tidak ada luka yang terbuka. Bahkan sebagian besar orang dengan HSV tidak mengetahui dirinya terinfeksi dan tidak sadar bahwa mereka bisa menbyebarkan virus tersebut.

Kebanyakan orang yang terinfeksi HSV tidak mengetahui dirinya terinfeksi karena tidak menunjukan gejala khusus. Namun, herpes simpleks pada kulit dapat menunjukan adanya benjolan-benjolan seperti jerawat pada kulit.

Posted in Penyakit Herpes | Tagged , , , , | 2 Comments

Jenis-Jenis Penyakit Herpes

Herpes termasuk jenis penyakit tua karena sudah ada sejak lama, ditularkan oleh bangsa Yunani, Romawi dan Louis XV. Herpes termasuk jenis penyakit biasa, disebabkan oleh virus herpes simpleks.

Virus herpes terbagi menjadi 2 macam, yaitu herpes 1 dan herpes 2. Perbedaan di antara keduanya adalah ke bagian mana virus tersebut menyerang.

- Herpes 1 menyerang dan menginfeksi bagian mulut dan bibir

- Herpes 2 atau disebut genital herpes menyerang dan menginfeksi bagian organ seksual (penis dan vagina).

Herpes Zoster

Herpes Simpleks Genital

Virus ini mengakibatkan munculnya luka-luka di permukaan kulit. Karenanya, gejala yang terlihat pada penderita adalah adanya lepuhan pada kulit penis atau vagina yang jika pecah mengeluarkan cairan bening dan terasa pedih. Setelah itu, luka ini secara perlahan-lahan akan meninggalkan bekas luka. Jika tidak digaruk dan seiring dengan berjalannya waktu, luka ini dapat sembuh dalam waktu 5-10 hari dari kemunculannya.

Luka-luka ini akan muncul kembali secara berkala, yakni dalam waktu 1 tahun dapat kambuh 3 kali. Gejala lainnya adalah biasanya penderita mengalami, kelelahan, gatal, demam dan sakit kepala. Meskipun virus ini mudah menyebar, penderita tidak memperlihatkan gejala-gejala yang ada.

Penularannya dimulai ketika luka-luka sudah terlihat. Luka-luka itu sendiri mungkin terjadi selama 1-2 hari sebelum terlihat, mungkin juga terjadi pada saat penderita mulai merasakan pedih pada bagian yang akan terserang. Herpes cepat sekali penularannya, yaitu melalui hubungan langsung antara bagian tubuh penderita yang terkena infeksi dengan selaput lendir, termasuk kulit yang terluka, pada bagian tubuh orang lain. Tentu saja penularan lainnya yang banyak terjadi adalah melalui hubungan seksual. Herpes dapat juga ditularkan selama masa kehamilan dan kelahiran. Mengingat resiko yang mungkin terjadi pada bayi dalam kandungan, para dokter selalu menganjurkan operasi caesar terhadap penderita herpes.

Virus herpes ini tidak dapat disembuhkan, tetapi dapat diobati. Obat yang biasa diberikan untuk genital herpes adalah Acyclovir. Karena cara kerjanya menetap dalam sistem saraf tubuh, virus tersebut tidak dapat disembuhkan atau dihilangkan selama-lamanya.

Posted in Penyakit Herpes | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 2 Comments

Gejala Penyakit Herpes

Penyakit herpes adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus. Ada dua jenis penyakit herpes karena virus, yaitu :

1. Herpes Zoster (Cacar Ular)

Penyebabnya virus cacar air (Varicela zoster). Orang yang kena penyakit ini biasanya sudah pernah mengalami cacar air. Sewaktu penyakit cacar airnya sembuh, ada virus bandel yang masih hidup dan bersembunyi di simpul saraf dalam tubuh. Jika daya tahan tubuh menurun, misalnya karena terlalu lelah dan stres, maka virus yang bersembunyi tidak keluar menyerang saraf-saraf kulit. Terjadilah penyakit herpes zoster.

Gejala Herpes Zoster

A. Menyerang separuh bagian tubuh
B. Tidak menyebar
C. Bentuknya berupa gelembung-gelembung berisi air yang menggerombol
D. Rasanya nyeri sekali

Pada orang tua berusia lebih dari 50 tahun sebaiknya cepat diobati oleh dokter. Bila tidak, bisa menyebabkan nyeri saraf menetap setelah herpes (neuralgia paska herpes), yaitu kulitnya sudah normal tapi tetap terasa sangat nyeri sampai bertahun-tahun. Herpes zoster ini hampir tidak pernah kambuh lagi.

2. Herpes Simpleks

Penyebab terjadinya penyakit herpes simpleks adalah :

a. Virus Herpes Simpleks I (Daerah Kepala)

Terjadi jika tertular oleh orang yang sedang menderita penyakit tersebut. Umumnya mengenai mata atau bibir dengan gejala seperti :

- Sakit mata biasa
- Mata merah, tapi sakit sekali
- Bentuknya berupa gelembung-gelembung kecil berisi air atau luka-luka kecil
- Rasanya sangat nyeri

b. Virus Herpes Simpleks II (Kelamin)

Disebut juga sebagai herpes genital (kelamin), ditularkan melalui hubungan kelamin dengan orang yang menderita penyakit ini. Gejalanya berupa luka-luka kecil yang sangat nyeri di daerah kelamin. Bisa menyebabkan cacat pada bayi jika di derita oleh ibu hamil.

Herpes simpleks ini sering kambuh, karena virusnya gemar bersembunyi di dalam sel. Sering tidak bisa dimatikan oleh obat bila bersembunyi ke dalam sel. Virus menjadi aktif dan keluar dari tempat persembunyiannya jika daya tahan tubuh menurun.

Jika sudah menderita penyakit ini, terutama herpes simpleks, cara mencegah agar tidak terjadi kekambuhan adalah :

- Konsumsi makanan bergizi
- Olahraga
- Cukup beristirahat fisik dan mental
- Hindari stres

Posted in Penyakit Herpes | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 3 Comments

Penyakit Herpes Pada Kulit

Penyakit herpes disebabkan oleh virus. Ada 2 jenis herpes, yaitu :

1. Herpes zoster

Herpes ini biasa tumbuh di kulit sesisi tubuh menyerupai cacar berderet seperti ular (di kampung disebut “cacar ular”). Herpes zoster yang tumbuh di kulit badan, bisa di bagian wajah, dada, perut, paha, sampai kaki, tetapi hanya menyerang sesisi tubuh dan ini bukan tergolong penyakit menular seksual

2. Herpes simplex

Herpes simplex bisa tumbuh di bibir dan mulut, atau bisa juga di kemaluan dan tergolong sebagai penyakit menular seksual karena ditularkan lewat hubungan seks.

 

Dulu, prostitusi para pria nakal kebanyakan hanya tertular kencing nanah dan sifilis (raja singa). Sekarang bukan cuma itu, penyakit raja singa sudah tidak terdengar lagi, namun kencing nanah masih ada. Tetapi, lebih banyak terdengar lelaki nakal tertular herpes kelamin atau herpes genitalis. Dan, ini jauh lebih fatal.

Penyakit herpes kelamin memang tidak mematikan. Tidak pula berkomplikasi berat, namun belum bisa disembuhkan. Sampai sekarang orang yang mengidap herpes kelamin akan terus membawa virus penyakitnya sepanjang hidup.

Virus herpes kelamin bersembunyi di dalam kulit tempat asal timbulnya. Di sana ia mendekam dan sewaktu-waktu akan muncul jika kondisi tubuh sedang lemah.

Gejala herpes kelamin diawali dengan tumbuhnya lenting cacar bening di kemaluan, bisa pada pria bisa juga pada wanita. Awalnya terasa gatal, lama-kelamaan menjadi panas, lalu pedih kalau lenting herpesnya sudah pecah.

Lenting-lenting herpes bergerombol tumbuh pada selaput lendir kemaluan, Pada pria biasanya tumbuh di kepala atau leher penis.

Dalam beberapa hari, lenting herpes akan pecah sendiri, dan membuat luka lecet kemerahan yang pedih. Diobati atau tidak diobati, herpes kelamin akan mereda sendiri dalam satu atau dua minggu.

Namun, meredanya penyakit herpes kelamin tidak berarti virusnya sudah hilang dan penyakitnya sudah punah. Sewaktu-waktu herpesnya bisa kambuh, dan kambuh lagi secara berulang jika kondisi badan sedang lemah. Pada saat herpes kambuh itulah, virusnya berpotensi menular kepada pasangan seks.

Oleh sebab itu, suami yang sudah mengidap herpes kelamin tidak mungkin bisa menyembunyikan penyakitnya. Tanpa kuasa suatu hari tidak akan ketahuan oleh pihak istri. Bagaimana pun suatu hari entah kapan pihak istri juga akan tertular jika hubungan seksual dilakukan saat suami sedang kambuh.

Sulit bagi suami mencari alasan tidak melakukan hubungan seksual selama herpes kelaminnya sedang kambuh. Maka, suatu saat, cepat atau lambat pihak istri akan tahu juga setelah dirinya tertular.

Obat-obat antiherpes yang tersedia sekarang (tahun 2005) sebatas hanya mempercepat proses kesembuhan belaka, selain menjarangkan kejadian kekambuhan. Namun, belum tentu menyembuhkan.

Sesungguhnya, penyakit herpes kelamin hampir tidak berbeda dengan penyakit AIDS yang ditakuti itu, Hanya bedanya, proses AIDS demikian ganas sehingga dapat merenggut nyawa. Penyakit herpes memang tidak sampai merenggut nyawa, sekalipun bisa sering kambuh, tetapi aib yang ditanggung begitu panjang, seakan suatu hukuman seumur hidup bagi penderitanya.

Posted in Penyakit Herpes | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 1 Comment